Depok – Perkembangan zaman yang semakin cepat menuntut dunia pendidikan untuk terus beradaptasi. Hal inilah yang menjadi fokus utama Kepala SMP Yaspen Tugu Ibu 1 Depok, Yurita Aqiolaina, dalam memimpin transformasi sekolah menuju kearah yang lebih modern dan relevan dengan kebutuhan masa depan.
Berlokasi di kawasan Sukmajaya, Kota Depok, sekolah ini terus berbenah untuk meningkatkan kualitas pendidikan, baik dari sisi akademik maupun karakter siswa. Dalam wawancara, Yurita menegaskan bahwa perubahan bukan lagi pilihan, melainkan keharusan.
“Kami ingin menghadirkan pendidikan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu membentuk karakter siswa yang kreatif, inovatif, religius, dan disiplin,” ujarnya.
Menurutnya, SMP Yaspen Tugu Ibu 1 Depok memiliki visi besar, yakni ‘Terwujudnya pendidikan yang unggul, kreatif, inovatif, religius, dan terdepan dalam disiplin.’ Visi ini menjadi arah utama dalam setiap kebijakan dan program yang dijalankan sekolah.
Menurut Yurita, visi tersebut tidak hanya menjadi slogan, tetapi diterjemahkan secara nyata dalam berbagai program pembelajaran dan kegiatan siswa.
Guna mewujudkan visi tersebut, sekolah menjalankan sepuluh misi utama, mulai dari penguatan iman dan takwa, peningkatan kualitas kurikulum berbasis Standar Nasional Pendidikan, hingga pengembangan sarana dan prasarana.
Selain itu, peningkatan kualitas tenaga pendidik juga menjadi prioritas. Guru didorong untuk terus berkembang melalui pelatihan, workshop, dan kesempatan melanjutkan pendidikan.
“Guru adalah kunci utama dalam pendidikan. Maka investasi terbesar kami adalah pada peningkatan kompetensi mereka,” tambah Yurita.
Dalam menghadapi era digital, SMP Yaspen Tugu Ibu 1 Depok tidak tinggal diam. Berbagai strategi diterapkan untuk memastikan siswa siap menghadapi tantangan masa depan.
Beberapa langkah strategis yang dilakukan antara lain; pengembangan metode pembelajaran kreatif dan inovatif, pemanfaatan teknologi dalam kegiatan belajar mengajar, program pengayaan dan kelompok belajar untuk meningkatkan hasil akademik, pelatihan berkelanjutan bagi guru dan tenaga kependidikan.
Selain itu, sekolah juga mengembangkan kegiatan non-akademik seperti kelompok ilmiah remaja dan studi lapangan untuk membentuk siswa yang aktif dan kritis. Meski fokus pada digitalisasi, Yurita menegaskan bahwa karakter dan disiplin tetap menjadi fondasi utama pendidikan di sekolahnya.
Penerapan tata tertib yang konsisten, evaluasi kinerja guru, serta pembinaan akhlak menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan sekolah yang kondusif. “Kami percaya bahwa kecerdasan tanpa karakter tidak akan membawa dampak besar bagi masa depan anak,” tegasnya.
Dengan visi yang kuat, misi yang jelas, serta strategi yang adaptif, SMP Yaspen Tugu Ibu 1 Depok di bawah kepemimpinan Yurita Aqiolaina terus melangkah menuju sekolah masa depan, sekolah yang tidak hanya mengikuti perkembangan zaman, tetapi juga mampu mencetak generasi yang siap menghadapi dunia yang terus berubah.