Depok – Kegiatan Ekstrakurikuler Multimedia SMP Yaspen Tugu Ibu 1 Depok kembali menghadirkan pembelajaran yang menarik dan aplikatif. Pada pertemuan, Kamis (6/8/2026), para peserta diajak mempelajari dasar-dasar fotografi dengan mempraktikkan langsung teknik pengambilan gambar menggunakan berbagai sudut pandang (angle).
Pembina Ekstrakurikuler Multimedia, Rubiakto, menjelaskan bahwa fotografi bukan sekadar menekan tombol kamera, melainkan kemampuan melihat sebuah peristiwa dari perspektif yang berbeda.
“Melalui fotografi, siswa belajar mengamati, berpikir kreatif, dan menentukan sudut terbaik untuk menyampaikan sebuah cerita. Foto yang baik bukan hanya tajam, tetapi juga mampu menghadirkan makna,” kata Rubiakto.
Sebelum praktik, siswa dikenalkan dengan beberapa teknik dasar pengambilan foto, mulai dari eye level, high angle, low angle, hingga cara menentukan komposisi agar hasil foto lebih menarik. Materi disampaikan secara sederhana sehingga mudah dipahami oleh siswa.
Usai menerima penjelasan, para peserta langsung mempraktikkan ilmu yang diperoleh dengan berburu foto di lingkungan sekolah. Berbekal telepon pintar masing-masing, mereka mengabadikan berbagai aktivitas warga SMP Yaspen Tugu Ibu 1 Depok, mulai dari kegiatan di halaman sekolah, hingga interaksi antarsiswa.


Suasana praktik berlangsung penuh semangat. Para siswa tampak antusias mencoba berbagai angle untuk mendapatkan hasil foto terbaik. Mereka saling berdiskusi, mencoba posisi pengambilan gambar yang berbeda, serta membandingkan hasil foto satu sama lain untuk melihat perbedaan yang dihasilkan dari setiap sudut pengambilan gambar.
Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk pembelajaran berbasis praktik yang diterapkan dalam Ekstrakurikuler Multimedia SMP Yaspen Tugu Ibu 1 Depok. Melalui pengalaman langsung, siswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga mengembangkan kreativitas, kepekaan terhadap lingkungan, kemampuan berkomunikasi visual, serta rasa percaya diri dalam menghasilkan karya.
Ekstrakurikuler Multimedia SMP Yaspen Tugu Ibu 1 Depok dirancang sebagai wadah bagi siswa untuk mengenal dunia media kreatif sejak dini. Tidak hanya belajar fotografi, para peserta juga akan mempelajari videografi, jurnalistik, desain grafis, hingga pembuatan konten digital yang positif, sehingga mereka mampu menjadi kreator yang kreatif, bertanggung jawab, dan siap menghadapi perkembangan dunia digital.